Sabtu, 22 Juli 2017

5 Kebiasaan Yang Memicu Timbulnya Jerawat

Bosan dengan jerawat yang muncul di wajah? Tenang, Anda tak sendiri. Banyak sekali orang yang memiliki masalah dengan jerawat kok. Namun bukan berarti Anda lantas membiarkan jerawat muncul dan hilang dari kulit Anda. Tak hanya mengganggu di saat kemunculannya, noda bekas jerawat juga akan mendatangkan masalah serius untuk penampilan Anda.

Agar dapat mengurangi atau bahkan menghindarkan kulit wajah dari jerawat, cara Anda dalam memperlakukan kulit wajah akan memiliki peran sangat besar. Hindari perlakuan-perlakuan seperti di bawah ini agar wajah Anda bebas dari jerawat yang mengganggu.

Memakai riasan wajah saat sedang berolahraga

Banyak orang yang masih memakai make up ketika sedang berolahraga. Kebiasaan ini adalah kesalahan fatal yang dapat dengan cepat memicu timbulnya jerawat di wajah karena keringat tidak dapat keluar melalui pori-pori kulit akibat tersumbat oleh riasan. Keadaan itu akan membuat debu, kotoran dan sisa make up melekat kuat di wajah dan sehingga membentuk jerawat. Jadi, para pakar dermatologi menyarankan, saat berolahraga sebaiknya wajah Anda bebas dari segala jenis riasan agar kulit wajah bisa ‘bernafas’

Bahkan produk-produk yang dilabeli dapat digunakan saat berolahragapun tidak disarankan kecuali tabir surya jika Anda ingin berolahraga di luar ruangan ketika matahari sudah cukup terik. Hal ini berguna untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung yang dapat membuat kulit mengelap dan terbakar. Jadi sekali lagi, sebaiknya Anda membersihkan wajah Anda terbelih dahulu sebelum Anda pergi berolahraga.

Kebiasaan menyentuh muka (meraba dagu, dahi dan pipi)

Kebiasaan ini seringkali tak tersadari ketika terjadi. Banyak orang yang secara refleks memang melakukan gerakan-gerakan ini, entah untuk mengusap debu, menyeka keringat, atau hanya karena iseng saja. Meraba dagu dan menggosok hidung adalah contoh kegiatan yang dapat membuat jerawat bermunculan. Sebenarnya penyebabnya tidak terletak pada kebiasaan itu tetapi pada tangan Anda yang kemungkinan merupakan sumber kuman dan bakteri yang bisa memicu infeksi atau peradangan yang bisa menyebabkan jerawat.

Kebiasaan buruk lainnya yang berhubungan dengan tangan yang mengusap wajah adalah tanpa sadar Anda memegang-megang jerawat yang sudah tumbuh di wajah Anda bahkan tanpa sadar Anda memencet-mencet dan memaksa jerawat keluar. Hal itu sangat membahayakan kulit karena dapat menyebabkan infeksi yang akan semakin memperparah jerawat. Risiko lainnya adalah luka akibat jerawat yang dikeluarkan paksa akan menyebabkan bekas luka yang permanen.

Malas membersihkan muka

Setelah berkegiatan baik di luar ruangan maupun kegiatan yang menyebabkan Anda berkeringat, sebaiknya Anda segera membersihkan muka Anda. Debu yang menempel di wajah dan keringat yang keluar bila dibiarkan akan bercampur dengan minyak dan menyumbat pori-pori wajah sehingga menyebabkan jerawat. Pakaian basah karena keringat sehabis olah raga sebaiknya juga segera diganti. Jika tidak, hal itu bisa menyebabkan jerawat di punggung, dada atau bagian lainnya.

Mencuci muka dengan sabun yang terlalu keras untuk kulit

Mencuci muka dengan sabun muka yang formulanya keras atau dilengkapi dengan scrubbing yang kasar justru akan membuat kulit Anda bermasalah. Ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Yang pertama kelenjar minyak justru akan terpicu untuk memproduksi minyak lebih banyak sehingga memungkinkan jerawat tumbuh semakin subur atau untuk orang yang kulitnya kering akan membuat kulit semakin kering dan kusam.

Mudah stres

Stres juga terbukti dapat memicu timbulnya jerawat. Penjelasan ilmiahnya jelas. stress dapat memicu produksi hormone kortisol yang bisa merangsang kelenjar minyak dalam kulit memproduksi minyak secara terus menerus. Minyak yang berlebih ditambah bakteri dan atau bercampur dengan sel-sel kulit rusak atau mati yang tidak terangkat sempurna akan menjadi perpaduan penyebab jerawat. Jadi, sebaiknya hindari kebiasaan memelihara stres. Bila Anda menyadari sedang dalam keadaan stres, sebaiknya Anda melakukan kegiatan yang dapat meredakan stres. Sebisa mungkin hindari sumber stres dan nikmatilah hidup. Dengan begitu Anda pun akan terbebas dari ancaman jerawat.
Continue reading

Minggu, 25 Juni 2017

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Seiring bertambahnya usia, terjadi juga perubahan dalam tubuh kita. Perubahan demi perubahan yang terjadi seperti perubahan hormon, dapat menyebabkan timbulnya bintik kecil kemerahan yang sangat mengganggu wajah dan penampilan Anda. Jerawat!

Ya, jerawat seringkali memang muncul tanpa permisi dan tanpa diundang. Selain perubahan hormon, kehadiran jerawat juga dipicu oleh bakteri, sel kulit mati atau rusak yang tidak terangkat sempurna serta faktor eksternal seperti pola makan, pola hidup dan faktor kebiasaan yang buruk yang bisa memicu munculnya jerawat. Yang meresahkan, jerawat ini seringkali membuat si empunya malu setengah mati karena letaknya di wajah yang tentu saja merusak penampilan. walaupun kecil, efek dri jerawat ini luar biasa lho, orang yang wajahnya di tumbuhi jerawat biasanya jadi kurang percaya diri. Gawat pasti kalau dibiarkan terus menerus terjadi.

Masalahnya kemudian tak hanya berhenti pada jerawat. Setelah dirawat dan diobati, bisa jadi jerawat sembuh dan hilang dari wajah. Namun, seringkali muncul masalah baru yang serupa yakni masalah bekas jerawat berupa noda hitam di wajah. Wajah tak bisa kembali mulus dan bersih seperti sediakala. Sebagai seorang perempuan, tentu saja ini merupakan masalah besar yang serius. Apa mungkin hanya karena jerawat dan bekasnya kita kemudian tidak layak mendapatkan predikat cantik?

Pada dasarnya ada tiga penyebab umum munculnya jerawat di wajah. Pertama adalah peningkatan kadar minyak di wajah. Biasanya hal ini terjadi ketika seseorang mengalami masa pubertas hingga memasuki usia 30 tahun. Di usia inilah seseorang paling sering diserang jerawat di wajah.

Penyebab kedua adalah sumbatan pada pori-pori dan saluran minyak yang terdapat di kulit. dan yang ketiga adalah infeksi dari bakteri pada kulit yang menyebabkan peradangan. Dengan mengetahui penyebab-penyebab tersebut, Anda akan bisa mengenali jenis jerawat Anda. dengan begitu harapannya kemudian adalah Anda dapat melakukan pengobatan dan penanganan dengan tepat dan benar sesuai dengan jenis jerawat yang muncul di wajah Anda.

Selain ketiga penyebab umum di atas, ada juga faktor-faktor lain. Berikut ini adalah faktor-faktor yang membuat jerawat muncul di wajah Anda:
  1. Hormon androgen. Hormon ini fungsinya adalah mengatur produksi minyak di kulit kita.
  2. Faktor genetik. Faktor keturunan juga sangat mempengaruhi apakah orang tersebut ‘berbakat’ terkena jerawat atau tidak.
  3. Faktor kebersihan kulit. biasanya jerawat muncul jika si pemilik wajah enggan membersihkan mukanya setelah bepergian atau sebelum tidur.
  4. Salah menggunakan kosmetik. Kecocokan kosmetik juga berpengaruh pada wajah termasuk memicu munculnya jerawat.
  5. Diet yang salah. Pola makan yang tidak sehat juga malah dapat membuat jerawat menghampiri wajah dan bagian tubuh lain.
  6. Makanan pedas. Makanan pedas akan membuat kuman atau bakteri yang bisa menyebabkan jerawat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat karena suhu tubuh meningkat. Jadi sebaiknya hindari makanan terlalu pedas atau dinginkan tubuh Anda setelah makan pedas.
  7. Kurang istirahat atau stres. Keadaan ini akan membuat hormon stres aktif. Hormon ini akan membuat produksi minyak aktif secara berlebihan.
Dari penjelasan di atas dapat dipastikan bahwa jerawat muncul karena berbagai faktor. Oleh sebab itu cara untuk menyembuhkan dan perawatan bekasnya pun akan berbeda-beda. Namun, ada beberapa hal umum yang bisa dilakukan untuk merawat jerawat sehingga tidak meninggalkan bekas yang membandel.
  1. Sesuaikan sabun pencuci muka dengan jenis kulit Anda. pilih sabun dengan pH yang sesuai dengan kulit yakni pH 7. bila wajah mulai menunjukkan gejala yang parah pakailah sabun sulfur yang dapat membunuh bakteri dan kuman yang bersarang di jerawat. Pakailah krim anti jerawat yang aman. Jagalah kebersihan muka dan hindari menggunakan make up terlalu tebal.
  2. Bila jerawat Anda tak terlalu parah atau lukanya tak terlalu dalam, biasanya bintik atau noda bekas jerawatnya juga akan cepat menghilang. Namun, Anda bisa mempercepat proses menghilangkan bekas noda jerawat dengan memakai krim pemutih yang aman.
  3. Bila jerawat terlalu parah dan bekasnya merusak kulit sebaiknya jangan diatasi sendiri. Berkonsultasilah dengan dokter kulit agar muka Anda bisa kembali bersih dan mulus seperti semula.
Continue reading

Jumat, 23 Juni 2017

Salep Jerawat dan Bekas Jerawat

Di pasaran, saat ini terdapat banyak sekali jenis obat jerawat. Seringkali hal tersebut membuat kita bingung membedakan mana yang memang benar-benar manjur dan aman. Obat jerawat bisa ditemukan dalam bentuk kapsul atau pil, sabun wajah, bubuk masker hingga salep. Nah, khusus untuk yang terakhir bisa dikatakan sebagai salah satu yang paling populer. Orang cenderung memilih salep jerawat dan bekas jerawat karena berpikir bahwa si produsen memang telah mendisain salep tersebut sehingga efektivitasnya bisa dipercaya.

Namun ternyata pendapat semacam itu tidak sepenuhnya benar. Beberapa salep jerawat dan bekas jerawat yang ada di pasaran ternyata mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Produsen mengklaim bahwa produk mereka dapat menghilangkan jerawat dalam hitungan hari dan bisa memutihkan kulit. Sebaiknya jangan mudah percaya jika melihat atau mendengar tawaran semacam itu. Patut dicurigai salep jerawat dan bekas jerawat yang ditawarkan mungkin mengandung merkuri dan hydroquinone karena hanya kedua bahan tersebutlah yang mampu memberikan hasil dalam waktu singkatnamun sangat sangat membahayakan.

Ada baiknya memilih salep jerawat dan bekas jerawat yang benar-benar aman dengan memastikan apa yang terkandung di dalamnya. Berkonsultasi ke dokter spesialis untuk mendapatkan informasi seputar obat khususnya salep jerawat yang baik juga bisa dilakukan untuk menjaga keamanan kulit kita. Dan satu hal yang juga penting adalh untuk tidak berpedoman tentang masalah harga.
Continue reading

Cara Menghilangkan Noda Hitam Bekas Jerawat

Kehadiran jerawat di wajah jelas mengganggu penampilan kita. Secantik apapun orang tersebut, bila di wajahnya muncul bintik-bintik jerawat yang memerah pasti akan membuat orang tersebut tidak percaya diri. Menghilangkan jerawat adalah salah satu cara untuk kembali mendapatkan penampilan maksimal Anda. dan sebaiknya, Anda juga melakukan pola hidup sehat agar jerawat juga enggan datang di tubuh Anda.

Namun sesungguhnya, ada beberapa faktor yang membuat jerawat akhirnya sulit dihindari kedatangannya, misalnya faktor hormonal. Kita tentu saja tak bisa mengendalikan hormon tubuh bukan? Jadi, kadang kehadiran jerawat tidak bisa di cegah.

Masalahnya kemudian adalah, menghilangkan jerawat bukan satu-satunya pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Bisanya, jerawat yang muncul, akan meninggalkan bekas berupa noda hitam yang akan sangat mengganggu penampilan juga meskipun jerawatnya sudah tak ada. jadi, PR selanjutnya setelah jerawat pergi masih ada lagi yaitu menghilangkan noda bekas jerawat yang membandel.

Menghilangkan noda bekas jerawat bukan perkara yang sederhana alias susah-susah gampang. Cara yang mudah namun membutuhkan banyak dana ada kok. Misalnya pergi ke klinik kecantikan atau dokter kulit kemudian melakukan perawatan seperti menggunakan laser. Namun bila dana Anda terbatas, tak perlu bingung. Anda bisa melakukan perawatan atau usaha sendiri di rumah dengan menggunakan bahan-bahan alami dan sederhana.

Cara ini sebenarnya cukup efektif. Hanya saja Anda membutuhkan ketekunan, ketelatenan, kedisiplinan dn kesabaran dalam mempraktikkannya. Berikut ini adalah cara-cara yang dapat ANda coba untuk menghilangkan noda bekas jerawat yang menghitam di wajah Anda:
  • Ubi kayu

Bahan pertama yang bisa Anda gunakan adalah ubi kayu. Anda cukup mencari ubu kayu berukuran sedang. Kupaslah kulitnya hingga bersih. Setelah itu cuci dan parut ubi kayu tersebut dn tambahkan sedikit air. Peras dan saringlah adonan tadi hingga Anda mendapatkan sari ubi kayu. Gunakan sari ubi kayu tadi sebagai masker wajah. ANda bis melakukan cara ini seminggu sekali. Ingat, bersihkan wajah Anda terlebih dahulu sebelum melakukan masker dengan bahan ini.
  • Kayu manis

Bahan lain yang bisa dipakai untuk ramuan penghilang bekas jerawat adalah batang kayu manis. And bisa mengambil beberapa batang kyu manis untuk ditumbuk hingga halus menjadi serbuk atau bubuk. Tambahkanlah air namun jangan terlalu banyak. Jaga agar campuran tetap kental. Ramuan kayu manis ini bisa digunakan untuk mengobati jerwat sebelum tidur setiap hari. Oleskan pada bekas jerawat, pakai untuk tidur dan kemudian bilas hingga bersih sembari mandi pagi.
  • Kayu manis + Madu

Selain mencampurkan serbuk kayu manis dengan air, Anda bisa menggunakan bahan yang sama namun airnya bisa Anda coba ganti dengan madu. Ramuan kayu manis dan madu selain menghilangkan bekas jerawat, ramuan tersebut bisa menutrisi kulit Anda dan membuat kulit Anda lebih bercahaya berkat madu alami. Anda bisa menggunakan ramuan ini menjelang tidur juga dan membersihkannya setelah bangun tidur.
  • Daun sirih

Bahan selanjutnya yang bisa digunakan untuk menghilangkan noda bekas jerawat adalah daun sirih. Ambillah beberapa helai daun sirih kemudian bersihkan dan pastikan benar-benar bersih. Tumbuklah daun sirih tersebut hingga halus. Sebelum mengaplikasikan ke wajah Anda, agar hasilnya maksimal, Anda bisa mencuci wajah Anda terlebih dahulu dengan air hangat. Setelah itu, oleskan ramuan daun sirih ke bekas jerawat atau seluruh muka. Diamkan hingga olesan mengering lalu bilas hingga bersih. Lakukan cara ini dengan rutin minimal satu minggu 3 kali.
Continue reading

Kamis, 22 Juni 2017

Selamat Tinggal Jerawat!

Wajah bersih dan mulus adalah dambaan setiap orang. apalagi buat kaum perempuan. pasti semua perempuan ingin donk dipuji cantik. namun, kadang harapan itu sulit terwujud karena berbagai macam masalah kulit yang menimpa wajah. Salah satu contoh masalh kulit wajah yang dialami hampir semua perempuan adalah masalah jerawat.

Anda mengalaminya? Tenang, seperti yang sudah dijelaskan tadi, masalah jerawat ini hampir dialami oleh semua orang. jadi Anda tak sendiri. Jadi, jerawat ini adalah salah satu musuh bersama yang perlu ‘dibasmi’. Untuk melakukannya, kadangkala satu cara saja seperti rajin membersihkan muka saja tak cukup. Anda butuh serangkaian perawatan wajah lengkap untuk bisa dengan gembira mengatakan selamat tinggal pada jerawat di wajah yang sangat mengganggu Anda.

Jangan dulu berpikir bahwa menghindari jerawat selalu identik dengan serangkaian perawatan mahal di klinik kecantikan, salon-salon atau bahkan dokter kulit. Perawatan itu adalah perawatan sehari-hari yang sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah. Biayanya pun dijamin tidak akan menyedot dana besar dari kantong Anda. jadi, tak ad lagi alasan untuk tidak melakukan perawatan diri di bawah ini jika Anda ingin wajah Anda terbebas dari si bintik merah yang menyebalkan. Jika sudah demikian, maka Anda pun akan dengan mudah mengatakan, “Selamat tinggal, jerawat!”

1. Kebersihan Muka WAJIB dijaga

Salah satu hal wajib dilakukan jika Anda ingin menghindarkan diri dari jerawat adalah dengan menjaga kebersihan muka. Muka yang kotor memang tidak bisa secara langsung menyebabkan jerawat karena jerawat disebabkan oleh penyumbatan pori. Namun kotoran yang bercampur dengan minyak di wajah yang tidak dibersihkan jelas dapat mempercepat tumbuhnya jerawat. Selain itu, salah satu konsep cantik yang sesungguhnya adalah ketika wajah Anda bersih dari segala jenis kotoran bahkan juga minyak di wajah.

Membersihkan wajah tidak selalu berarti ketika Anda sehabis berkotor-kotor dari luar rumah lho. membersihkan wajah umumnya dilakukan pagi hari dan menjelang tidur malam. Sehabis melakukan kegiatan di luar rumah Anda bisa membersihkan wajah dengan sbun cuci muka. Pilihlah kosmetik pembersih dan sabun cuci muka yang benar-benar aman untuk wajah Anda. selain mengangkat kotoran dan menghilangkan minyak menumpuk di wajah, membersihkan muka juga bisa membantu Anda mengangkat atau melepaskan sel kulit mati. Sel kulit mati yang menumpuk juga bisa menyebabkan penyumbatan pori sehingga mengakibatkan jerawat. Jadi, jangan malas membersihkan muka jika ANda ingin kulit wajah And terbebas dari jerawat.

2. Pelembab

Biasanya, obat jerawat memiliki sifat mengeringkan kulit. jika Anda menggunakan obat jerawat untuk menghilangkan jerawat Anda, sebaiknya Nada menggunakan pelembab juga agar kulit Anda tidak terlampau kering. Jika kulit And berminyak, pelembab tetap di butuhkan tapi kemudian pilihlah pelembab yang bebas minya (oil free) agar kulit tidak tambah berminyak.

3. Gunakan obat jerawat

Bila jerawat sudah muncul, jangan dibiarkan karena makin lama bisa jadi jerawat Anda akan makin parah. Anda harus melakukan pengobatan. Tak harus selalu ke dokter kulit atau klinik kecantikan kok. Anda bisa memilih membeli obat jerawat ya ng dijual di pasaran yang bisa Anda dapatkan di toko obat ataupun toko serba ada. sekarang ini ada banyak sekali obat jerawat dengan berbagai merek. Biasanya obat tersebut memiliki sifat mengeringkan kulit karena umumnya jerawat muncul subur di kulit muka yang cenderung berminyak. Kandungan lainnya adalah obat untuk membunuh bakteri yang menyebabkan peradangan jerawat semakin parah. Pilihlah obat jerawat yang sesuai dengan kulit Anda Karena pada umumnya obat jerawat cocok-cocokkan. Jika terjadi iritasi atau jerawat tidak kunjung sembuh hentikan pemakaian dn sebaiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter kulit.

4. Pakai Make up seperlunya

Make up memang bukanlah penyebab jerawat. Namun bisa menjadi salah satu pemicu munculnya jerawat. Make up yang terlalu tebal atau tidak dibersihkan bisa menyumbat pori sehingga keringat dan minyak kulit tidak bisa keluar. Hal inilah yang kemudian menimbulkan jerawat. Jadi jika memang tidak benar-benar dibutuhkan sebaiknya penggunaan make up ini dibatasi. Yang penting juga, pilihlah make up yang formula lembut dan ringan di kulit Anda. pilih juga yang tidak memiliki kandungan minyak di dalamnya. Jangan hanya termakan bujuk rayu iklan ya.

5. Perhatikan kebersihan dan kosmetik rambut

Selain kebersihan wajah dan kulit bagian lain, salah satu hal yang perlu dijaga kebersihannya juga adalah bagian rambut. Bagian in sangat penting karena keberadaan rambut sangat dekat dengan wajah. Jadi sebaiknya jagalah kebersihan rambut Anda. jangan sampai terlalu berminyak atau kotor karena minyak dan kotoran rambut bisa berpindah ke muka dan menjadi penyebab pori-pori kulit wajah tersumbat.

Perhatikan juga penggunaan kosmetik tu produk perawatan rambut. Pilihlah yang formulanya lembut dan aman serta tidak mengandung minyak. Aplikasikan produk tersebut dengan benar sehingga sebisa mungkin tidak mengenai muka.

6. Hindari menyentuh wajah

Kebiasaan menyentuh wajah bisa jadi tidak disadari. Bahayanya adalah ketika tangan kita tidak dalam keadaan bersih dan penuh kuman bakteri. Kuman dan bakteri yang berpindah dari tangan ke wajah bisa menyebabkan jerawat atau bahkan bisa menyebabkan jerawat yang sudah ada semakin terinfeksi dan parah. Jadi sebaiknya sebisa mungkin hindarkan tangan Anda dari wajah. Satu hal lagi yang perlu diingat, jangan pernah memencet atau mengeluarkan jerawat Anda karena akan menimbulkan luka yang bisa membuat noda bekas jerawat susah dihilangkan.

7. Kurangi paparan matahari langsung

Yang umumnya kita semua tahu adalah bahwa paparan matahari langsung atau sinar ultraviolet dapat membuat kulit kita terbakar. Namun lebih dari itu, ternyata paparan matahari langsung bisa membuat kulit kita yang berjerawat semakin parah akibat peradangan. Jadi, sebaiknya, paparan sinar matahari ke kulit secara langsung juga harus dihindari. Jika harus berkegiatan di bawah sinar matahari, sebaiknya gunakan tabir surya.

8. Perhatikan dan cukupi kebutuhan nutrisi kulit

Memang, belum ada penelitian yang dapat menemukan makanan-makanan pasti penyebab jerawat. Namun, secara logika, makanan berlemak akan membuat minyak di tubuh Anda bertambah, jadi sebaiknya hindari makanan yang terlalu berlemak. Perhatikan juga kebutuhan kulit akan nutrisi seperti vitamin, zinc dan zat-zat lainnya. untuk mendapatkan nutrisi tersebut, Anda bisa memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Sayur dan buah mengandung banyak nutrisi penting yang membuat kulit lebih sehat, bersih, putih dan bercahaya.

9. Hindarilah stres

Salah satu penyebab jerawat adalah faktor stres. Seperti yang kita ketahui, stress merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat karena kemampuannya melepas hormon kortisol yang dapat meningkatkan produksi minyak di tubuh.

10. Berolahragalah secara rutin dan teratur

Olah raga adalah salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Termasuk untuk kulit manusia. Berolahraga dapat melancarkan proses metabolisme tubuh sehingga kulit mendapat cukup nutrisi untuk memperbaiki sel-sel rusak dan mengganti sel-sel kulit mati. Selain itu, olah raga juga bisa menjadi ajang atau sarana rekreasi. Dengan begitu Anda bisa terhindar atau mengurangi stres yang Anda alami.

Mudah bukan menerapkan cara-cara menghindari jerawat di atas? Semoga kedua artikel Good bye Jerawat bisa membantu mengatasi masalah jerawat di kulit Anda. Selamat mencoba dan dapatkan kulit cantik yang bebas dari jerawat.
Continue reading

Sabtu, 20 Mei 2017

Cara Menghilangkan Jerawat Pada Masa Kehamilan

Salah satu masalah yang seringkali dialami seorang wanita yang sedang hamil adalah timbulnya bintik-bintik hitam di wajah atau yang sering disebut sebagai jerawat hamil. Penyebab dari terjadinya jerawat hamil ini masih menjadi perdebatan namun pada sebagian kasus, jerawat yang tumbuh menjadi semakin parah yang tentu saja mengurangi kesempurnaan penampilan. Ada yang berpendapat bahwa jerawat ini tumbuh karena adanya perubahan tingkat hormone yang terjadi di dalam tubuh, namun ada pula yang berpendapat berbeda. Yang jelas, apapun penyebab dari jerawat ini, sebaiknya diusahakan untuk diatasi agar tidak semakin memburuk dan malah akan merusak penampilan dan mengurangi percaya diri.

Menurut beberapa ahli dermatologi di Amerika, ada dua cara paling mudah untuk mengatasi jerawat hamil. Yang pertama adalah dengan perawatan dan yang kedua adalah dengan jalan pengobatan secara medis. Dengan merawat kebersihan wajah, para ahli mengatakan bahwa bakteri ataupun kuman yang seringkali menjadi penyebab jerawat dapat dihilangkan dan hal itu akan mengurangi peradangan atau terjadinya jerawat saat masa kehamilan. Sedangkan dengan pengobatan medis, jerawat yang sudah terlanjur terjadi bisa dieliminir dengan penggunaan salep atau obat khusus untuk jerawat.

Perawatan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan jerawat hamil adalah:
  1. Mencuci muka secara teratur dua kali sehari menggunakan mild cleanser dan dibilas dengan air hangat.
  2. Hindari penggunaan minyak rambut, hair dryer atau yang sejenis agar jerawat tidak mendapatkan paparan bahan kimia yang justru akan memperparah jerawat yang terjadi.
  3. Jangan pernah mencoba untuk memencet jerawat karena justru akan menyebabkan peradangan atau infeksi. Bekas yang terjadi biasanya juga akan sulit untuk dihilangkan.
  4. Gunakan kosmetik yang bebas minyak. Sebisamungkin ganti kosmetik dengan yang berbahan dasar air, nonacnegenic atau noncomedogenic.
  5. Menggunakan masker yang terbuat dari bahn-bahan alami dipercaya juga mampu mengatasi jerawat yang terjadi saat masa kehamilan tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Masker yang biasa digunakan biasanya dibuat dari air jeruk nipis, madu, telur, tomat serta mentimun. Selain dapat mengurangi jerawat, masker dari bahan alami juga dipercaya mampu menghaluskan dan menngencangkan kulit.
Pemakaian obat-obatan, menurut para ahli haruslah menjadi jalan atau alternative terakhir jika memang jerawat hamil yang terjadi sudah dirasa sangat mengganggu. Perlu diketahui bahwa semua jenis obat-obatan, baik itu yang diminum ataupun dioles ke kulit dapat dengan mudah masuk ke dalam aliran darah. Padahal, pada saat kehamilan, seorang calon ibu haruslah menjaga agar janin tidak terkontaminasi bahan-bahan kimia. Berkonsultasi ke dokter seputar jerawat hamil sebelum kehamilan memasuki bulan pertama menjadi satu hal penting untuk dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara paling efektif untuk mengatasi jika jerawat hamil muncul.
Continue reading

Jumat, 12 Mei 2017

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat dengan Cepat

Banyak orang berpikir bahwa menghilangkan bekas jerawat itu sulit dan membutuhkan waktu yang lama serta perawatan mahal. Padahal, sejatinya Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan noda bekas jerawat dengan cepat dan murah. Menurut para ahli, beberapa tanaman atau bahan yang bisa menghapus bekas jerawat bahkan bisa ditemukan di pekarangan rumah kita.

Apa saja yang dapat mengilangkan jerawat dengan cepat dan bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat dengan cepat?
  • Jeruk nipis

    Mengandung Vitamin C yang cukup tinggi sehingga dapat membantu mempercepat pergantian sel kulit mati. Jeruk nipis juga memiliki senyawa yang dapat membantu memutihkan kulit.
     
  • Cuka apel

    Telah dikenal sejak bertahun-tahun lalu sebagai penghilang jerawat yang sangat ampuh. Cuka ini mengandung asam amino, asetat dan berbagai senyawa lain yang sangat berguna untuk mempercepat pertumbuhan kulit baru.
     
  • Lidah buaya

    Tanaman ini memiliki khasiat mempercepat penyembuhan luka serta bersifat antibakteri dan jamur. Bekas kemerahan yang terjadi akibat jerawat bisa hilang dalam waktu yang relative singkat dengan mengoleskan getah atau cairan lidah buaya secara teratur setiap hari.
     
  • Putih telur dan madu

    Kedua bahan ini sudah banyak dipakai sebagai masker pemutih. Ternyata, kandungan senyawa di dalam kedua bahan tersebut sangatlah ampuh untuk menghapus noda bekas jerawat.
     
  • Bawang merah

    Sifat antibakteri di dalam bawang merah bisa mempercepat penyembuhan luka akibat jerawat.
     
  • Minyak zaitun

    Minyak ini juga dikenal bermanfaat bagi kulit, selain menjaga elastisitas, minyak ini juga bisa menghilangkan noda hitam bekas jerawat dengan cepat.
Continue reading

Minggu, 30 April 2017

Orang Dewasa Juga Bisa Berjerawat Lho

Seringnya, kita melihat Anak Baru Gede (ABG) atau anak remaja adalah sosok-sosok yang sering kebingungan dengan munculnya jerawat di wajah mereka. Ya, mereka memang merupakan korban yang paling sering ‘terjangkit’ masalah jerawat. salah satu penyebab jerawat adalah masalah hormonal. Biasanya remaja atau ABG memang mengalami perubahan hormonal pada tubuhnya. Itulah mengapa mereka sering mengalami masalah berkaitan dengan jerawat.

Namun, seringkali masalah jerawat ini juga terjadi di dunia orang dewasa. Segala cara dan upaya digunakan untuk mencegah dan menghilangkan jerawat. namun jerawat tetap saja datang meneror penampilan orang-orang dewasa.
Bahkan ada orang yang sejak remaja hingga sisa usianya masih mengalami jerawat. lho kok bisa ya? Bisa. Jerawat yang disebabkan oleh perubahan sering terjadi pada perempuan ketika memasuki siklus haid atau memasuki masa kehamilan. Penyebabnya adalah karena si masa-masa tersebut perempuan juga mengalami perubahan hormonal.

Namun, terlepas dari masalah perubahan hormonal dalam tubuh, masalah Jerawat yang dialami oleh orang-orang dewasa biasanya disebabkan oleh banyak faktor lain. Salah satunya adalah kebiasaan dan perilaku penanganan yang kurang tepat pada kulit wajah yang berjerawat. Misalnya adalah ada orang yang sangat gemar memakai make up, atau ada yang terlalu sering membersihkan mukanya.

Tindakan – tindakan atau kebiasaan-kebiasaan seperti itu sebenarnya bukannya malah membantu Anda mengusir jerawat. namun justru malah akan memperparah kondisinya. Jadi sebaiknya ketahuilah fakta tentang kebiasaan memperlakukan kulit dan atasi masalah jerawat Anda dengan lebih baik. Sehingga Anda pun akan terbebas dari jerawat dan tampil lebih cantik.

Berikut adalah perlakuan yang dapat memicu timbulnya jerawat dan membuat jerawat yang ada kondisinya semakin parah:


1. Berlebihan membersihkan muka


Untuk mengatasi jerawat, Anda memang disarankan rutin membersihkan muka dua kali dalam sehari. Namun bukan berarti Anda boleh sering-sering membersihkan muka. Terlalu sering membersihkan muka justru akan membuat produksi minyak di kult Anda meningkat. Sehingga bukannya malah menghilang, jerawat Anda bisa jadi akan bertambah banyak.

2. Menggunakan scrub kasar

Saat kulit wajah berjerawat, sebaiknya hindari penggunaan sabun muka yang memiliki scrub kasar. Scrub kasar dapat membuat kulit Anda terluka sehingga mengakibatkan jerawat Anda pecah. Hal ini akan membuat bekas luka jerawat Anda susah hilang. Pilihlah sabun muka dengan scrub yang lembut.

Biasanya, scrub juga digunakan untuk proses facial. Hal ini bagus karena dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati. Namun hati-hati, Anda juga tidak boleh terlalu sering melakukannya karena lama-kelamaan akan mengikis lapisan pelindung kulit dan membuat kulit semakin tipis. Ini akan membuat jerawat lebih mudah muncul di kulit Anda.

3. Memilih menghentikan perawatan menggunakan masker

Banyak orang yang awalnya rajin menggunakan masker muka untuk perawatan akhirnya menghentikan kebiasaan tersebut. Memang, pada awal perawatan wajah berjerawat, penggunaan masker sepertinya membuat kondisi kulit wajah berjerawat semakin parah. Asal memilih masker yang tepat dan aman, hal itu wajar. Lama-kelamaan kulit akan membaik dan jerawat pun berangsur-angsur hilang. Tak hanya itu, masker wajah juga terbukti sangat efektif membantu menghilangkan bekas jerawat.

4. Malas mengenakan pelembab wajah

Wajah berminyak memang menjadi sasaran empuk jerawat. seringkali beredar kabar salah terkait dengan hal tersebut sehingga orang yang kulitnya cenderung berminyak akhirnya memutuskan untuk menghentikan pemakaian pelembab. Asumsinya kulit berminyak akan semakin berminyak dengan menggunakan pelembab. Hal ini dikhawatirkan akan membuat jerawat bertambah banyak dan subur. Tapi hal in salah lho. Kulit wajah kita tetap butuh pelembab sekalipun cenderung berminyak. Untuk menghindari minyak bertambah banyak, pilihlah pelembab yang oil free.
Continue reading

Minggu, 09 April 2017

Bebas Jerawat Berkat Nutrisi Tinggi

Masalah jerawat sepertinya akan menjadi masalah yang tak akan pernah ada habisnya. Pasalnya jerawat ini dialami oleh hampir semua orang dengan jenis masalah yang berbeda-beda. Ya, ada berbagai macam jerawat yang bisa kita alami mulai dari jerawat komedo, nodul, hingga jerawat batu.

Selain karena kondisi kulit yang berbeda-beda, perbedaan jenis jerawat yang kita alami juga disebabkan oleh penyebabnya yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Berbagai penyebab tersebut antara lain adalah perubahan hormon, stres, sel-sel kulit mati dan bakteri. Namun, ada juga beberapa pakar dermatologi yang mengklaim bahwa makanan atau apa yang kita makan sangat mempengaruhi munculnya jerawat di kulit.

Meskipun bukti ilmiah makanan apa saja yang bisa memicu timbulnya jerawat belum bisa disajikan dengan jelas, namun beberapa penelitian telah menyatakan bahwa makan bergizi dengan nutrisi yang dibutuhkan kulit dapat membantu tubuh menolak jerawat. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Loginya cukup sederhana. Jerawat yang kita alami timbul akibat penyumbatan pori salah satunya oleh sel-sel kulit yang rusak dan mati yang disebut keratin. Sel tersebut menyumbat pori bersama minyak alami kulit yang diproduksi oleh kelenjar minyak menjadi protein, protein inilah yang menjadi makanan bakteri penyebab jerawat, P. acnes.

Salah satu cara untuk mencegah jerawat muncul adalah dengan memutus atau mengupayakan siklus tersebut terjadi secara berulang. Dan cara untuk melakukan hal tersebut adalah dengan mengonsumsi bahan makanan yang mengandung nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan kulit. Makanan dengan gizi tepat akan memberi sumbangan untuk perawatan kulit sekitar 25 persen. Sisanya kita tetap butuh perawatan kulit, mengendalikan stres, cukup istirahat dan menjaga kulit dari polusi dan matahari.

Disebutkan dalam penelitian tentang hubungan diet dan kesehatan kulit bahwa buah0-buahan dan sayuran adalah bahan makanan yang sangat dibutuhkan kulit, buah dan sayur berguna untuk mengurang komedo dan inflamasi. Berikut ini adalah kandungan dalam buah dan sayur yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit kita.

Vitamin A

Kandungan vitamin A dalam buah dan sayur dibutuhkan untuk mengatur proses regenerasi kulit. Dengan begitu tak ada lagi minyak dan protein yang akan menjadi penyebab pori-pori kulit tersumbat. Sumber makanan vitamin A yang bisa Anda konsumsi antara lain adalah wortel, brokoli, bayam, ikan salmon dan minyak ikan.

Zinc

Beberapa penelitian berhasil melihat fenomena bahwa sebagian besar orang yang berjerawat biasanya memiliki kadar zinc atau seng yang cukup rendah dalam tubuhnya. Zinc ini sebenarnya sangat tidak disukai bakteri penyebab jerawat. selain membuat bakteri tak nyaman, seng juga membantu kulit menyembuhkan iritasi. Kandungan inc dapat ditemukan dalam bahan makanan seperti daging, almond, dan kacang-kacangan lainnya.

Vitamin C dan E

Makanan dengan kandungan vitamin C dan E sangat dibutuhkan kulit untuk memberikan efek sejuk pada kulit. makanan yang bisa dikonsumsi untuk memenuhi nutrisi ini antara lain adalah jeruk, kiwi pepaya dan tomat untuk kandungan vit. C-nya dan Brokoli, minyak zaitun, brokoli dan sayuran hijau lainnya untuk mendapatkan kandungan vit. E.

Selenium

Selenium adalah antioksidan yang akan melindungi kulit dari serangan radikal bebas. Selain itu selenium juga dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan kulit yang meradang akibat jerawat. bahan makan dengan kandungan selenium adalah beras merah, almond, tuna, telur dan kacang.

Omega 3

Omega 3 merupakan asam lemak yang melindungi kulit dari gangguan inflamasi. Anda dapat mengonsumsi kacang-kacangan dan berbagai macam ikan laut untuk mendapatkan nutrisi omega 3 ini.
Continue reading