Sabtu, 20 Mei 2017

Cara Menghilangkan Jerawat Pada Masa Kehamilan

Salah satu masalah yang seringkali dialami seorang wanita yang sedang hamil adalah timbulnya bintik-bintik hitam di wajah atau yang sering disebut sebagai jerawat hamil. Penyebab dari terjadinya jerawat hamil ini masih menjadi perdebatan namun pada sebagian kasus, jerawat yang tumbuh menjadi semakin parah yang tentu saja mengurangi kesempurnaan penampilan. Ada yang berpendapat bahwa jerawat ini tumbuh karena adanya perubahan tingkat hormone yang terjadi di dalam tubuh, namun ada pula yang berpendapat berbeda. Yang jelas, apapun penyebab dari jerawat ini, sebaiknya diusahakan untuk diatasi agar tidak semakin memburuk dan malah akan merusak penampilan dan mengurangi percaya diri.

Menurut beberapa ahli dermatologi di Amerika, ada dua cara paling mudah untuk mengatasi jerawat hamil. Yang pertama adalah dengan perawatan dan yang kedua adalah dengan jalan pengobatan secara medis. Dengan merawat kebersihan wajah, para ahli mengatakan bahwa bakteri ataupun kuman yang seringkali menjadi penyebab jerawat dapat dihilangkan dan hal itu akan mengurangi peradangan atau terjadinya jerawat saat masa kehamilan. Sedangkan dengan pengobatan medis, jerawat yang sudah terlanjur terjadi bisa dieliminir dengan penggunaan salep atau obat khusus untuk jerawat.

Perawatan yang dapat dilakukan untuk menghilangkan jerawat hamil adalah:
  1. Mencuci muka secara teratur dua kali sehari menggunakan mild cleanser dan dibilas dengan air hangat.
  2. Hindari penggunaan minyak rambut, hair dryer atau yang sejenis agar jerawat tidak mendapatkan paparan bahan kimia yang justru akan memperparah jerawat yang terjadi.
  3. Jangan pernah mencoba untuk memencet jerawat karena justru akan menyebabkan peradangan atau infeksi. Bekas yang terjadi biasanya juga akan sulit untuk dihilangkan.
  4. Gunakan kosmetik yang bebas minyak. Sebisamungkin ganti kosmetik dengan yang berbahan dasar air, nonacnegenic atau noncomedogenic.
  5. Menggunakan masker yang terbuat dari bahn-bahan alami dipercaya juga mampu mengatasi jerawat yang terjadi saat masa kehamilan tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Masker yang biasa digunakan biasanya dibuat dari air jeruk nipis, madu, telur, tomat serta mentimun. Selain dapat mengurangi jerawat, masker dari bahan alami juga dipercaya mampu menghaluskan dan menngencangkan kulit.
Pemakaian obat-obatan, menurut para ahli haruslah menjadi jalan atau alternative terakhir jika memang jerawat hamil yang terjadi sudah dirasa sangat mengganggu. Perlu diketahui bahwa semua jenis obat-obatan, baik itu yang diminum ataupun dioles ke kulit dapat dengan mudah masuk ke dalam aliran darah. Padahal, pada saat kehamilan, seorang calon ibu haruslah menjaga agar janin tidak terkontaminasi bahan-bahan kimia. Berkonsultasi ke dokter seputar jerawat hamil sebelum kehamilan memasuki bulan pertama menjadi satu hal penting untuk dilakukan untuk mengetahui bagaimana cara paling efektif untuk mengatasi jika jerawat hamil muncul.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)