Senin, 20 Maret 2017

Tips Kehamilan Trimester Ketiga

Tips Kehamilan Trimester Ketiga
Tips Kehamilan Trimester Ketiga
Trisemester ketiga pada masa kehamilan adalah masa dimana kehamilan berusia 6 hingga 9 bulan. Masa ini adalah masa-masa diakhir dimana proses persalinan akan segera tiba. Pada masa ini, besar kandungan sudah sangat terlihat dan pada masa ini pulalah banyak ibu hamil yang mulai merasa khawatir menghadapi proses persalinan nanti.

Di  trisemester ketiga ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh setiap ibu hamil untuk mengurangi kekhawatiran menjelang persalinan dan juga untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, yaitu:
  • Tidak pernah menahan buang air kecil. Pada masa ini, ukuran janin semakin membesar dan semakin menekan kandung kemih sehingga tidak heran bila frekuensi buang air kecil akan lebih meningkat. Terlalu sering menahan buang air kecil bisa memicu munculnya infeksi pada kandung kemih.
  • Dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan seperti yoga khusus untuk ibu hamil, renang atau jalan santai. Olahraga ringan seperti ni akan membantu dalam menjaga kondisi tubuh sang ibu hamil dan juga membantu untuk menguatkan otot-otot panggul menghadapi proses persalinan. Olahraga ringan juga bisa membantu untuk menghindari terjadinya kram. Ibu juga perlu menjaga berat badan ideal untuk ibu hamil.
  • Kurangi makan makanan asin atau yang berkadar garam tinggi. Hal ini bisa memicu naiknya tekanan darah sang ibu hamil serta bisa juga memicu munculnya kejang di daerah kaki karena adanya penumpukan garam yang menghambat peredaran darah. Bila tekanan darah sang ibu hamil meningkat, maka resiko terjadinya preeklampsia juga akan semakin besar dan hal ini bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan janin dalam kandungan dan juga ibunya sendiri.
  • Dalam rangka menyiapkan kondisi fisik dan kondisi mental menyambut masa persalinan, maka sang ibu hamil dianjurkan untuk banyak beristirahat dan juga melakukan relaksasi.
  • Posisi tidur sebaiknya dalam posisi menyamping ke kiri karena hal ini akan membuat ibu hamil merasa lebih nyaman dan juga akan membantu proses kelancaran peredaran darah ke seluruh tubuh.
  • Pada masa ini kondisi ibu hamil jauh lebih sensitif dan jauh lebih cepat merasa lelah sehingga perlu dihindari untuk beraktivitas terlalu berat dan juga dianjurkan untuk menghindari perubahan suhu yang terlalu drastis seperti dari dari ruangan ber AC ke luar ruangan yang panas terik.
Selain itu, sang ibu hamil perlu mengedukasi diri mereka dan mengenal berbagai tanda-tanda akan melahirkan. Hal ini sangat penting sehingga bila terjadi kontraksi yang teratur atau pecahnya air ketuban, sang ibu tidak akan panik dan tahu persis apa yang perlu dilakukan yaitu segera mengunjungi rumah sakit terdekat.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)