Jumat, 17 Maret 2017

Latihan Untuk Mendukung Kehamilan Kembar

Latihan Untuk Mendukung Kehamilan Kembar
Latihan Untuk Mendukung Kehamilan Kembar
Kehamilan bayi kembar adalah salah satu anugerah tersendiri bagi beberapa ibu hamil. Bahkan, saking didambakannya, kehamilan kembar saat ini banyak diupayakan dengan berbagai cara khususnya dengan teknologi yang semakin berkembang.

Namun, perlu diketahui bahwa dalam masa kehamilannya, ibu yang mengandung bayi kembar tentu akan berbeda kondisinya dengan ibu yang hamil biasa atau hamil tunggal.

Kehamilan dengan kondisi mengandung bayi kembar akan lebih spesial bagi ibu hamil dimana kondisi mual yang dirasakannya akan sedikit lebih parah dari pada mual pada ibu hamil pada umumnya. Ada juga kondisi spesial lainnya yang berbeda dengan ibu hamil pada umumnya, yaitu pada rasa sakit di punggung dan kram pun akan dua kali lebih dirasakan sakitnya.

Belum lagi kondisi di mana kelelahan yang juga dua kali lebih melelahkan dibandingkan ibu hamil pada umumnya, dan keadaan ini banyak terjadi di saat kandungan memasuki usia tri semester terakhir. Rasa lelah ini biasanya diakibatkan oleh anemia yang diderita ibu hamil. Anemia terjadi karena kurangnya asupan zat besi sehingga rasa lelah yang dirasakan oleh ibu hamil terutama yang mengandung bayi kembar lebih parah rasa sakitnya. Untuk mengatasi hal ini, cara mengatasinya adalah dengan selalu memenuhi asupan gizinya.

Selain kondisi spesial dengan rasa sakit yang bertambah jadi dua kali dari kehamilan biasanya, kehamilan dengan bayi kembar pun memiliki sedikit tantangan dalam proses melahirkannya. Kondisi kehamilan dengan bayi kembar dalam proses kelahirannya kemungkinan besar harus memilih jalan operasi caesar.

Namun, bagi para ibu hamil ini tidak menutup kemungkinan dapat melahirkan dengan proses normal seperti melahirkan bayi tunggal. Agar dapat melahirkan normal dengan keadaan bayi kembar, maka diperlukan beberapa latihan oleh ibu selama kehamilannya agar proses kelahiran normal yang diharapkan bisa terbantu.
  1. Pertama, cobalah lakukan jenis olahraga keseimbangan Pilates. Pilates saat ini sangat populer dan menjadi olahraga favorit untuk para wanita terutama yang ingin menurunkan berat badan. Ternyata olahraga yang mempunyai efek menyeimbangkan tubuh ini pun bisa dilakukan oleh ibu hamil sebagai latihan di masa kehamilannya khususnya menjelang kelahiran.

    Gerakan pilates untuk ibu hamil dengan gerakan pilates pada umumnya tentu saja berbeda. Gerakan untuk ibu hamil merupakan gerakan yang bertujuan untuk melatih mengendalikan emosi agar ibu hamil tidak stres.

    Selain itu, dengan pilates bayi dalam perut pun akan mendapatkan posisinya yang optimal. Namun perlu diperhatikan, sebelum melakukan pilates hendaklah ibu hamil melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Instruktur untuk pilatesnya pun harus diperhatikan khusus untuk ibu hamil dan mengerti kondisi kehamilan bayi kembar.
     
  2. Lakukan renang secara rutin. Renang merupakan olahraga air yang sangat dianjurkan bagi para ibu hamil, baik itu hamil tunggal maupun kembar. Olahrga air yang satu ini membantu ibu hamil lebih nyaman dengan efek dinginnya. Berat badan yang ditopang selama kehamilan yang berat pun akan terasa lebih ringan.

    Selain beberapa efeknya tersebut, olahraga dalam air juga lebih aman karena air melindungi ibu hamil dari kepanasan maupun cedera sendi atau ligamen. Seperti halnya pilates, dalam melakukan olahraga ini ibu hamil pun tetap harus berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan. Gerakan yang dilakukan oleh ibu hamil dalam berenang pun terbatas pada berjalan dan bergerak sedikit saja, karena olahraga ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit pada bagian tubuh khususnya punggung ibu hamil.
  3. Cara ketiga sama seperti renang yang bisa dilakukan di rumah yaitu melatih panggul. Melatih panggul merupakan latihan yang dapat membantu ibu hamil mengurangi beberapa keluhannya seperti buang air kecil tanpa disadari. Keluhan ini terjadi akibat dari perubahan dalam tubuhnya yaitu memiliki hormon lebih banyak.
  4. Latihan yang paling sederhana dan bisa dilakukan juga di dalam rumah yaitu berjalan. Berjalan dengan nyaman merupakn latihan yang dianjurkan untuk ibu hamil menjelang proses kelahirannya agar berjalan lancar. Hal yang perlu diingat dalam latihan berjalan adalah dengan tidak memaksakan diri. Tidak dalam kondisi yang sedang lelah dan tidak mengguncangkan lutut maupun pergelangan kaki dalam melakukannya.
     
  5. Cara terakhir sebagai latihan yang bisa membantu ibu hamil agar dapat melahirkan normal dengan bayi kembarnya adalah Yoga. Olahraga ini sama halnya dengan pilates mempunyai efek menyeimbangkan tubuh. Untuk ibu hamil, olahraga ini dianjurkan ketika memasuki tri semester kedua kehamilan. Beberapa gerakannya untuk ibu hamil terbatas dan perlu dikonsultasikan terlebih dahulu.

    Yoga bisa dilakukan di rumah maupun di kelas khusus yoga untuk ibu hamil. Sehingga, jika ini dilakukan di kelas khusus maka pemilihan kelas yoga untuk ibu hamil ini perlu diperhatikan pemilihannya, terutama pemilihan instrukturnya.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)