Minggu, 14 Mei 2017

Jurnal Kesehatan Gula Darah

Gula darah merupakan istilah kesehatan yang menunjuk kepada kandungan gula dalam aliran darah di tubuh Anda. Kelebihan gula darah merupakan sebuah tanda bahwa tubuh Anda mengalami diabetes, sebuah keadaan di mana tubuh tidak bisa memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup, yang dibutuhkan untuk mengkonversi gula darah menjadi energi. Pada umumnya alam telah memberikan kita sejumlah tanaman herbal/obat pengganti insulin yang mudah ditemukan dan kemudian diolah dan pada akhirnya dikonsumsi sebagai pengganti insulin. Tentu saja fungsi utama dari tanaman itu adalah untuk menurunkan kandungan gula darah pada penderita diabetes. Secara umum, tanaman obat yang berfungsi sebagai insulin baik untuk dikombinasikan dengan pola makan dan olahraga yang telah diatur supaya sesuai dengan keadaan penderita diabetes.

Kebanyakan ahli kesehatan berkata bahwa salah satu penyebab diabetes adalah kelebihan konsumsi karbohidrat. Terkadang kadar gula yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Kadar gula tinggi dikombinasikan dengan pembuluh darah yang rusak memunculkan komplikasi fatal berupa penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, kebutaan, penurunan imunitas, kerusakan syaraf, dan sirkulasi darah yang buruk. Namun pada dasarnya, ukuran untuk menetapkan kadar gula darah sebelum seseorang positif ditetapkan sebagai penderita diabetes sangat bervariasi, jika tidak membingungkan. Kadar gula darah seseorang yang menderita diabetes harus menunjukkan angka sebanyak 70-130 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 180 mg/dL pada dua jam setelah makan. Angka tersebut merupakan standar, namun Anda juga bisa mengalami kebingungan karena paling tidak setiap ahli kesehatan memiliki kriteria standar tersendiri yang berbeda satu sama lain. Namun satu kesamaannya adalah: ketika Anda mengalami diabetes, maka Anda harus mengontrol kandungan gula darah dalam tubuh supaya tidak berlebihan. Tentu saja dalam keadaan diabetes, hal ini tidak bisa dilakukan secara alami sebab kelenjar pankreas tidak mampu lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup.

Dalam hal ini, tanaman obat pengganti insulin seperti mahkota dewa, brotowali, mengkudu, lidah buaya, pare, dan teh hijau sangat membantu, terutama untuk mengendalikan gula darah dalam jangka panjang. Dan yang lebih penting, mereka tidak mengakibatkan efek samping yang berarti bagi pengkonsumsi.Mekanisme yang bekerja pada tanaman obat membantu tubuh mengahmbat penyerapan gula. Ini dimungkinkan karena kadar serat dalam tanaman obat yang tinggi.Selain itu, tanaman obat juga bisa dikombinasikan dengan beberapa jenis makanan yang baik untuk mengontrol gula darah. Jenis makanan tersebut meliputi: gandum, karela, apel, kacang, ikan, kayu manis, fenugreek, cabai, bawang putih, brokoli, dan kedelai. Jenis-jenis makanan tersebut diyakini secara penuh sebagai jenis yang bisa membantu Anda menghindari diabetes, atau dalam kasus di mana Anda telah terkena diabetes: mereka bisa membantu ada menstabilkan gula darah sampai menyentuh angka yang normal.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)