Minggu, 09 April 2017

Hindari Persalinan Caesar dengan Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup sangatlah penting dalam kehamilan karena kurang tidur akan meningkatkan resiko preeklampsia, bayi lahir prematur, dan sulit untuk melahirkan secara alami. Sayangnya, gangguan-gangguan selama kehamilan seperti mual dan muntah di trimester pertama menjadi kendala besar bagi wanita hamil untuk tidur.

Diakhir kehamilanpun, disaat mual dan muntah tidak lagi mengganggu, wanita hamil mengalami sulit tidur terutama dikarenakan tekanan perut yang besar sehingga menyebabkan sesak nafas saat berbaring. Selama kehamilan, kurang tidur dianggap sebagai hal yang wajar karena menimpa semua wanita hamil. Namun, hal ini justru harus dihindari.

Jika ibu yang sedang hamil mengalami kurang tidur, resiko preeklampsia meningkat tinggi. Preeklamsia adalah meningkatnya tekanan darah melebihi tingkat normal sehingga cukup berbahaya baik bagi ibu maupun bagi janin yang dikandung. Menurut penelitian, tidur kurang dari enam jam pada ibu yang sedang mengandung di trimester pertama, resiko tekanan darahnya meningkat melebihi batas normal sangat tinggi saat dibandingkan dengan ibu yang tidurnya baik yaitu lebih dari 7 jam setiap harinya.

Selain mencegah preeklampsia dan gangguan persalinan, istirahat yang cukup juga memberikan beragam manfaat bagi ibu dan janin yaitu:
  1. Mengistirahatkan tubuh dan mengembalikan energi setelah lelah seharian
  2. Membantu proses regenerasi sel-sel tubuh
  3. Melancarkan produksi hormon yang sangat penting bagi tubuh dan pertumbuhan janin
  4. Menambah konsentrasi
  5. Menambah kemampuan fisik
  6. Meningkatkan kekebalan tubuh dalam mencegah berbagai penyakit
  7. Membuat tubuh menjadi segar di pagi hari sehingga siap untuk menjalani hari selanjutnya dengan baik
Kondisi hamil sangatlah berbeda dari kondisi biasa disaat tidak hamil. Kebutuhan tenaga meningkat tajam disaat hamil. Oleh karena itulah ibu hamil mudah merasa lelah. Saat hal itu terjadi, janganlah memaksakan diri untuk melanjutkan aktivitas tetapi beristirahatlah.

Duduk di sofa yang empuk atau berbaring di tempat tidur sangat dibutuhkan untuk melancarkan aliran darah. Posisi duduk yang baik adalah duduk tanpa menggantungkan kaki dan dengan menambahkan bantal dibelakang punggung untuk menambah rasa nyaman.

Kebutuhan tidur ibu hamil adalah sekitar 7 sampai 9 jam setiap malamnya sehingga lelah akibat aktivitas seharian bisa hilang dan badan kembali bersemangat saat terbangun di pagi hari. Jika ibu hamil mengalami gangguan tidur karena perubahan yang terjadi pada tubuh selama kehamilan atau karena perasaan yang gelisah, ada beberapa tips yang bisa dilakukan yaitu:
  1. Tidurlah dengan posisi miring menghadap ke kanan atau kekiri sesuai dengan keinginan dan rasa nyaman. Tidur terlentang sebaiknya dihindari selama kehamilan.
  2. Pergi ke kamar lebih awal dan lakukan beberapa kegiatan yang bisa membuat tubuh terasa rileks.
  3. Carilah bacaan karena membaca buku bisa membuat mata mengantuk.
  4. Minumlah susu hangat sebelum tidur. Jika tidak menyukai susu, bisa diganti dengan minuman hangat lain.
  5. Jika sangat sulit untuk tidur, mandi air hangat bisa dilakukan sebelum tidur untuk membuat otot menjadi rileks sehingga mudah untuk tidur.
Tidur cukup di malam hari sangatlah dianjurkan bagi ibu hamil sehingga ibu haruslah mencukupi waktu tidurnya. Jika mengalami masalah tidur yang cukup berat atau cepat lelah disiang hari karena cuaca yang panas, ibu sebaiknya memanfaatkan banyak waktu siang untuk beristirahat.

Istirahat siang bisa dilakukan beberapa kali. Dengan begitu tubuh akan terasa lebih baik, kehamilan akan berjalan dengan lebih lancar, dan persalinan bisa dilakukan dengan normal.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)