Selasa, 14 Maret 2017

Yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Kehamilan

Yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Kehamilan
Yang Tidak Boleh Dilakukan Selama Kehamilan
Menjalani masa kehamilan memang tidak mudah. Selain harus menjaga asupan nutrisi yang seimbang, seorang ibu hamil juga harus membatasi aktifitas serta beberapa kegiatan yang biasanya bebas dilakukan pada saat kondisi tidak hamil. Pantangan atau kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil selama ini hanya berupa mitos atau adat kebiasaan di masyarakat. Kebanyakan dari larangan tersebut ada yang mengada – ada namun ada juga yang ternyata memang mengandung manfaat kesehatan tertentu. Berikut ini adalah beberapa pantangan ibu hamil yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil berdasarkan pandangan medis:
  • Melakukan diet selama kehamilan
Masalah utama yang biasanya timbul selama kehamilan adalah berat badan yang melonjak drastis. Bagi sebagian wanita, masalah kenaikan berat badan ini menjadi masalah yang serius sehingga mereka melakukan diet selama kehamilan. Padahal selama kehamilan, janin dan ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang dan cukup sehingga kesehatan dan perkembangan janin bisa terjaga. Bagi anda yang tergolong obesitas atau overweight, melakukan olahraga ringan yang tidak membahayakan kandungan lebih bermanfaat daripada melakukan diet makan. Silahkan baca tentang berat badan ibu hamil yang ideal di artikel kami berjudul Berat Badan Ideal Ibu Hamil Selama Kehamilan.
  • Menghindari racun dalam bentuk obat – obatan yang tidak dianjurkan dokter
Selama ibu menjalani kehamilan, asupan zat – zat yang masuk ke tubuh harus selalu diperhatikan. Oleh karena itu konsumsi dan penggunaan obat – obatan tertentu selama kehamilan harus selalu diawasi ketat oleh dokter kandungan. Ada jenis obat yang baik diminum selama kehamilan dan bermanfaat bagi ibu hamil dan janin namun tidak sedikit obat – obatan yang malah dapat membahayakan janin dalam kandungan. Oleh karena itu jika anda mengalami gangguan kesehatan ringan hingga berat, sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi obat tertentu entah obat kimia atau obat herbal, ada baiknya jika anda mengkonsultasikan efek obat tersebut pada dokter kandungan.
  • Melakukan perjalanan panjang yang melelahkan
Seorang ibu hamil disarankan untuk tidak melakukan aktifitas yang terlalu berat sehingga bisa menimbulkan guncangan yang bisa membahayakan janin dalam kandungan. Guncangan ternyata tidak hanya bisa ditimbulkan dari kegiatan fisik saja namun juga bisa ditimbulkan dari perjalanan jauh menggunakan kendaraan terutama jika perjalanan tersebut melewati jalanan dengan kondisi yang jelek. Minta suami untuk mengurangi kecepatan atau pilihlah rute yang lebih nyaman ketika anda sedang bepergian dengan kendaraan. Perjalanan panjang dengan mobil yang nyaman sekalipun tetap bisa menimbulkan kelelahan bagi ibu hamil, oleh karena itu pada usia kehamilan 7 bulan ke atas, ada baiknya jika anda mengurangi perjalanan dengan mobil atau kendaraan lainnya dan lebih fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi kelahiran dengan beristirahat atau melakukan olahraga khusus ibu hamil.
  • Menghindari racun dalam bentuk asap atau semprotan obat nyamuk
Seorang ibu hamil haruslah terbebas dari racun dalam bentuk apapun. kadang ibu hamil hanya waspada pada bentuk racun dalam bentuk makanan atau obat – obatan namun kurang waspada terhadap bentuk racun yang lain seperti gas atau asap misalnya. Gas berbahaya seperti asap rokok, asap kendaraan bermotor, hingga asap atau semprotan obat nyamuk harus sedapat mungkin anda hindari. Asap atau semprotan obat nyamuk misalnya, terdapat kandungan zat – zat kimia berbahaya yang dapat menimbulkan kerusakan syaraf pada janin yang dikandung. Tidak hanya gas atau obat semprot, obat nyamuk yang biasanya anda oleskan pada permukaan kulit juga beresiko untuk mempengaruhi janin sebab zat berbahaya dalam obat oles anti nyamuk atau lotion anti nyamuk tersebut dapat diserap oleh kulit yang ujung – ujungnya ikut terserap oleh janin dalam kandungan anda. Sebagai solusi, gantilah lotion anti nyamuk, semprotan, atau obat nyamuk bakar dengan menggunakan raket anti nyamuk, obat gosok kayu putih, atau memasang kelambu di sekeliling tempat tidur.
  • Mengenakan sepatu hak tinggi selama beraktifitas
Wanita yang tidak sedang hamil kadang mengeluhkan sakit pada kaki dan pinggang setelah mereka menggunakan sepatu high heels atau hak tinggi apalagi bagi wanita yang sedang hamil. Pemakaian sepatu hak tinggi yang terlalu lama dapat mempengaruhi otot kaki dan otot pinggang. Pada ibu hamil yang harus menahan beban ganda yaitu tubuhnya sendiri serta janin yang dikandungnya, pemakaian sepatu hak tinggi sangat tidak disarankan. Maka, bagi wanita bekerja, ada baiknya mengganti seragam atau busana kerja anda dengan yang lebih nyaman. Apabila anda biasa mengenakan sepatu hak tinggi, ada baiknya untuk menggantinya dengan yang lebih nyaman seperti flat shoes dengan bantalan tebal atau sepatu kets khusus kerja yang nyaman.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)