Jumat, 03 Maret 2017

Waktu untuk Wanita Peduli dari Kanker Serviks

Waktu untuk Wanita Peduli dari Kanker Serviks
Waktu untuk Wanita Peduli dari Kanker Serviks
Kanker serviks atau kanker juga disebut kanker serviks merupakan salah satu wanita yang paling ditakuti. Berdasarkan data dari WHO, kanker serviks merupakan jenis kanker masuk dalam penyebab utama kematian di kalangan perempuan. Sementara di Indonesia, jumlah penderita kanker serviks sepertiga dari jumlah total penderita kanker.

Kanker serviks sangat berbahaya, SCORA-CIMSA BEM KM FK Unand diadakan SCORAEMON layanan Purus sosial di pusat kesehatan, Padang, Sabtu (23/3) pagi. Baksos mengajak ibu-ibu di Desa Purus, dalam rangka untuk mendapatkan pendidikan dan pemeriksaan kanker serviks dan kanker payudara. Selain itu, pemeriksaan payudara sendiri (BSE) dan Inspeksi Visual Asetat (IVA).

“Dari 12 ibu yang hadir, kami menemukan 4 orang yang positif kanker serviks Mereka langsung dirujuk ke RSUP M Djamil,. Dan berkonsultasi dengan dokter,” kata Tari CIMSA BEM FK Unand.

Pelayanan sosial dengan tema “Saatnya Peduli Perempuan, Wanita Menjaga Waktu” juga ikut ambil bagian Kebidanan Dr M Djamil, dalam rangka untuk memberikan pemahaman kepada para ibu yang hadir tentang kanker yang menyerang organ reproduksi perempuan, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke area serviks.

Serviks Kanket disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). HPV tipe 16 dan 18 menyebabkan kematian lebih banyak wanita. Virus ini sangat mudah untuk bergerak dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tetapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan toilet umum yang telah terkena virus HPV, dapat menyebar orang untuk menggunakannya jika tidak dibersihkan dengan benar.

Kebiasaan gaya hidup yang kurang baik juga dapat menyebabkan wabah kanker serviks. Seperti merokok, kurang vitamin, khususnya vitamin C dan vitamin E, serta kurangnya asupan asam folat.

Lain kebiasaan buruk, berhubungan seks dengan berganti-ganti pasangan atau dengan pria yang sering berganti pasangan dan berhubungan seks pada usia dini. Hubungan seksual sebelum usia 16 tahun, bahkan 2 kali dapat meningkatkan risiko kanker serviks. Faktor lain yang menyebabkan kanker serviks, kanker anak, penggunaan pil KB dalam waktu yang sangat lama, dan terlalu sering melahirkan.

Untuk mencegah kanker serviks, untuk menjalani gaya hidup sehat dengan makan makanan bergizi dan nutrisi yang cukup. Perbanyak konsumsi makanan nabati yang mengandung beta karotennya cukup, konsumsi vitamin C dan E.

Selalu menjaga kesehatan dan sanitasi lingkungan, dan menghindari membersihkan alat kelamin dengan air kotor. Jangan merokok atau menghentikan kebiasaan buruk ini segera. Hindari berhubungan seks pada usia dini, selalu setia kepada pasangan Anda, jangan bergonta-ganti apalagi dilanjutkan dengan persetubuhan.

Sementara prosedur medis seperti pap smear minimal 2 tahun, khususnya bagi mereka yang telah aktif berhubungan seks. Jika Anda belum pernah berhubungan seks, ada baiknya untuk vaksinasi HPV.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)