Sabtu, 04 Maret 2017

Mengapa Ada Kolesterol dalam Tubuh?

Mengapa Ada Kolesterol dalam Tubuh?
Mengapa Ada Kolesterol dalam Tubuh?
Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membuat beberapa hormon penting, termasuk estrogen dan testosteron. Selain itu, kolesterol merupakan bagian dari pelindung yang mengelilingi saraf dan membran sel lainnya. Pentingnya kolesterol tidak dapat diabaikan. Beberapa kolesterol yg diteliti menunjukkan bahwa kolesterol dapat digunakan sebagai anti-oksidan. Disamping itu, fungsi kolesterol juga untuk mempertahankan fluiditas membran sel. Kandungan kolesterol membran bervariasi dengan jaringan dan dengan fungsi membran tertentu. Rasio kolesterol lipid polar mempengaruhi stabilitas, permeabilitas, dan mobilitas protein membran. Membran dengan rasio tinggi memiliki stabilitas tinggi dan permeabilitas yang relatif rendah, fungsi utama mereka adalah pelindung.

Tiga jenis utama dari lipoprotein yang ditemukan yaitu, lipoprotein densitas rendah (LDL), high density lipoproteins (HDL) dan lipoprotein densitas sangat rendah (VLDL).

1. Lipoprotein densitas rendah (LDL) atau kolesterol jahat

  • LDL atau kolesterol jahat terdiri dari 60-70% dari total kolesterol serum. Ini adalah lipoprotein aterogenik utama yang digunakan dalam terapi penurun kolesterol sebagai tingkat yang lebih tinggi yang berbahaya. Kolesterol deposito pada dinding arteri sehingga pembentukan zat yang keras yang dikenal sebagai plak kolesterol. Plak ini bertanggung jawab untuk pengerasan dinding arteri sehingga mereka menjadi sempit dan proses diidentifikasi sebagai aterosklerosis. Hati tidak hanya memproduksi dan mengeluarkan kolesterol LDL dalam aliran darah tetapi juga menghapusnya dari darah. Sejumlah besar reseptor aktif yang hadir pada permukaan hati yang secara aktif mengikat molekul kolesterol LDL dan menghapusnya dari darah. Kekurangan reseptor LDL berhubungan dengan tingkat yang lebih tinggi dari molekul-molekul dalam darah.
  • Makanan kaya lemak jenuh meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam aliran darah. Lemak dapat diklasifikasikan sebagai lemak jenuh dan tak jenuh. Lemak jenuh yang mudah tersedia dalam daging, produk susu dan beberapa minyak nabati terutama yang berasal dari kelapa, kelapa sawit dan kakao. Perubahan gaya hidup Terapi diadopsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat meliputi olahraga teratur, kehilangan kelebihan berat badan dan mengikuti diet dengan konsentrasi rendah lemak jenuh dan kolesterol. Ketika perubahan gaya hidup gagal untuk memberikan hasil yang diinginkan maka obat yang dipertimbangkan. Statin adalah obat yang paling efektif memberikan hasil terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dan juga mengurangi risiko penyakit jantung. Obat lain yang dapat digunakan meliputi fibrat seperti gemfibrozin, resin seperti cholestyramine, ezetimibe dan Zetia. The National Institute of Health, American Heart Association dan American College of Cardiology telah menerbitkan beberapa pedoman yang dapat membantu para ahli medis saat menangani kasus kolesterol tinggi.
2. Lipoprotein densitas tinggi (LDL) atau kolesterol baik dan keuntungan
  • Kolesterol HDL atau kolesterol baik karena mencegah aterosklerosis dengan mengekstraksi kolesterol dari dinding arteri dan membuang mereka melalui hati. Tingginya kadar kolesterol LDL dan rendahnya tingkat kolesterol HDL berhubungan dengan risiko penyakit jantung. Jadi tingkat harus dijaga agar bisa menikmati kehidupan yang bahagia dan sehat. Kolesterol HDL menyumbang 20-30% dari total kolesterol serum. Karena mengurangi risiko aterosklerosis level harus diperiksa dari waktu ke waktu. Kedua faktor keturunan dan diet memiliki efek signifikan terhadap HDL seseorang, LDL dan kolesterol total. Keluarga dengan tingkat HDL yang rendah berada pada peningkatan risiko serangan jantung dan sebaliknya. Gaya hidup dan faktor lain juga mempengaruhi tingkat HDL. Tingkat HDL rendah pada individu yang merokok, kelebihan berat badan, tidak aktif dan menderita Tipe II diabetes mellitus. Tingkat HDL lebih tinggi pada individu yang ramping, berolahraga secara teratur dan tidak merokok. Estrogen juga meningkatkan kadar HDL sehingga perempuan memiliki kadar kolesterol HDL yang tinggi dibandingkan dengan laki-laki.
3. Trigliserida atau lipoprotein densitas sangat rendah (VLDL) atau kolesterol buruk dan dampaknya
  • Kolesterol jelek adalah lipoprotein kaya trigliserida yang menyumbang 10-15% dari total kolesterol serum. Kolesterol ini diproduksi oleh hati dan beberapa sisa-sisa VLDL tampaknya untuk mempromosikan aterosklerosis mirip dengan LDL. Trigliserida adalah bentuk lemak diangkut ke jaringan melalui darah. Mayoritas tubuh jaringan lemak terdiri dari trigliserida. Trigliserida serum dapat berasal dari dua sumber. Sumber pertama adalah makanan yang kita konsumsi misalnya, jika kita mengkonsumsi makanan kaya lemak maka usus bungkus beberapa dari mereka sedangkan sisanya diangkut ke hati. Sumber kedua adalah hati itu sendiri. Ketika lemak diterima oleh hati, dibutuhkan asam lemak yang dikeluarkan oleh sel-sel lemak dan hubungan mereka dalam bundel trigliserida yang kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar. Ada kontroversi tentang fakta bahwa apakah kadar trigliserida yang tinggi saja yang bertanggung jawab untuk penyakit jantung koroner atau tidak.

Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)