Jumat, 07 April 2017

Tips Mengatasi Nafas Pendek Pada Ibu Hamil

Tips Mengatasi Nafas Pendek Pada Ibu Hamil
Tips Mengatasi Nafas Pendek Pada Ibu Hamil
Pertumbuhan bayi yang semakin membesar dari hari ke hari dapat mengakibatkan organ-organ dalam tubuh sang ibu menjadi tertekan, salah satunya yaitu saluran pernafasan. Kondisi ini mengakibatkan rongga pada paru-paru menjadi berkurang sehingga berdampak pada nafas ibu yang menjadi pendek dan sesak.

Biasanya ibu hamil rentan mengalami nafas pendek dan sesak pada saat usia kehamilan memasuki trimester terakhir. Para ahli menyarankan untuk melakukan latihan pernafasan yang mendalam sehingga dapat memperbaiki kualitas nafas ibu. Latihan pernafasan yang mendalam ini disebut juga dengan deep breathing.

Selain itu, disarankan juga untuk melakukan beberapa tips sederhana yang dapat mengurangi keluhan serta memperlancar sistem pernafasan ibu.

Berikut ini beberapa tips sederhana yang bisa anda lakukan untuk mengatasi nafas pendek dan sesak selama kehamilan:
  1. Lakukan olahraga ringan secara rutin. Anda bisa melakukan olahraga ringan setidaknya dua kali dalam seminggu dengan waktu sedikitnya 30 menit. Olahraga dapat membuat tubuh menjadi bugar, sehingga anda akan mendapatkan oksigen yang baik bagi tubuh anda.
  2. Jika nafas anda terasa pendek, anda dapat menarik nafas dalam-dalam, lalu hembuskan secara perlahan. Anda juga dapat memfokuskan perhatian anda pada hembusan nafas yang keluar serta tarikan nafas yang mendalam sehingga tubuh akan menjadi lebih rileks.
  3. Hindari beberapa situasi yang bisa membuat anda stress berlebih.
  4. Hindari lingkungan yang panas maupun lingkungan yang pengap.
  5. Sebisa mungkin lakukan kegiatan jalan santai di pagi hari dan berenang untuk melatih pernafasan anda. Namun untuk melakukan kegiatan berenang selama hamil, anda memerlukan pengawasan dari instruktur atau pasangan yang bisa mendampingi anda.
  6. Biasakan diri anda untuk tidak melakukan sesuatu dengan tergesa-gesa. Sebaliknya, lakukan sesuatu hal dengan perasaan yang tenang. Anda dapat membiasakan cara berjalan anda dengan tubuh yang tegak dan bahu yang rileks agar tetap santai.
  7. Jika pernafasan anda terasa sesak saat berdiri atau berjalan, sebaiknya anda segera beristirahat.
  8. Penuhi kualitas tidur anda selama masa kehamilan. Tidurlah dengan waktu yang cukup dan dengan posisi yang benar.
  9. Hindari tidur dengan posisi terlentang. Sebaiknya atur posisi tidur anda dengan posisi tubuh miring ke samping kiri atau samping kanan. Anda dapat juga tidur dengan posisi setengah duduk dengan menggunakan bantal untuk menyangga bahu anda.
  10. Saat tidur, biasakan agar kepala serta bahu anda diganjal oleh beberapa bantal.
  11. Biasakan mengambil nafas dari hidung dan hembuskan pula melalui hidung, bukan melalui mulut.
  12. Jika anda diharuskan untuk membawa barang, pastikan anda membagi beban barang tersebut dengan seimbang antara tangan kanan dan tangan kiri. Hindari juga mengangkat beban yang terlalu berat.
  13. Hentikan kegiatan merokok, baik aktif maupun pasif.
  14. Cukupi kebutuhan makanan anda setiap harinya. Makan yang berlebih dapat menyebabkan gangguan pada pernafasan anda.
Apabila kadar oksigen dalam tubuh seimbang, maka dapat membuat energi dalam tubuh pun menjadi seimbang. Selain itu, hal ini juga sangat diperlukan saat kontraksi yang terjadi pada saat proses persalinan.

Pernafasan dapat menjaga keseimbangan energi yang diperlukan saat mengejan agar tenaga tidak cepat habis. Dengan demikian anda dapat memaksimalkan tenaga untuk mengejan. Salah satu penyebab mengapa wanita hamil mengalami nafas pendek adalah karena anda bernafas untuk dua orang sekaligus, yaitu bagi diri anda sendiri dan janin dalam kandungan.

Hal ini menyebabkan sistem kerja jantung dan paru-paru menjadi semakin berat.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)