Sabtu, 01 April 2017

Mengapa Sakit Kepala saat Menyusui?

Mengapa Sakit Kepala saat Menyusui?
Mengapa Sakit Kepala saat Menyusui?
Saat-saat menyusui merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi seorang ibu. Ini adalah momen di mana sang ibu bisa mencurahkan segenap kasih sayang kepada buah hatinya. Dan ini juga merupakan momen di mana sang ibu bisa merasa lega karena telah melewati fase persalinan yang barangkali penuh dengan resiko dan kecemasan.

Kendati demikian, fase menyusui juga berarti sebuah fase di mana ada beberapa halangan yang menyebabkan anda tidak bisa menyusui buah hati dengan baik. Kondisi kesehatan yang kurang baik merupakan salah satu faktor yang membuat banyak ibu khawatir.

Kesehatan ibu yang kurang baik akan mempengaruhi kesehatan bayi secara langsung. Seorang ibu yang terganggu kesehatannya takkan bisa menyusui dengan baik, dan dengan demikian akan mempengaruhi kesehatan sang bayi pula.

Lagipula, kecemasan juga muncul dalam bentuk lain, misalnya pemilihan obat untuk meningkatkan kesehatan sang ibu. Dalam beberapa kasus, obat tertentu bisa tidak cocok untuk sang ibu yang sedang berada dalam fase menyusui buah hatinya.

Pemilihan obat untuk meningkatkan kesehatan ibu yang sedang menyusui memang penting, untuk menghindari ekses buruk bagi ibu dan bayinya, meski obat yang dipilih haruslah tepat dan tidak menimbulkan efek samping.

Salah satu problem kesehatan yang sering muncul pada ibu menyusui adalah sakit kepala yang teramat sangat. Ini membuat ibu sangat kesulitan ketika periode menyusui. Penyebab sakit kepala yang berlebihan adalah kadar hormon estrogen, dan biasanya merupakan sisa sisa dari trimester 2 dan 3 kehamilan, ketika tingkat estrogen sangat tinggi.

Selain peningkatan hormon estrogen, ada beberapa alasan lain mengapa sakit kepala akan memperburuk keadaan ibu pasca persalinan. Di antaranya adalah:
  1. Tekanan stress yang dialami

    Pekerjaan yang padat dapat memicu stress berlebihan, dan ini akan berakibat pada munculnya sakit kepala. Stress biasanya muncul ketika ibu hamil tertekan perasannya. Kondisi tertekan, sehingga memungkinkan stress untuk muncul, merupakan faktor utama pemicu munculnya sakit kepala ketika menyusui.
     
  2. Memilih posisi tubuh yang salah ketika menyusui

    Posisi berbaring dan/atau menyusui yang salah bisa menyebabkan saraf leher tertekan. Akibatnya, ibu hamil akan mengalami migren atau sakit kepala. Beberapa posisi menyusui yang salah seperti menyusui dengan bahu melengkung ketika duduk harus dihindari, selain posisi duduk di mana tidak ada sandaran untuk punggung ibu.
     
  3. Kurang banyak beristirahat

    Kehadiran buah hati tentu akan mengubah pola tidur anda. Biasanya anda membutuhkan waktu selama 7 sampai 8 jam sehari untuk tidur. Dengan adanya bayi, anda tidak bisa melakukan hal tersebut. Waktu istirahat yang tidak cukup akan membuat tekanan darah menurun, sehingga menghambat peredaran darah menuju kepala.
     
  4. Tubuh kekurangan cairan

    Cairan tubuh yang keluar melalui keringat, urin, dan ASI akan menyebabkan ketidakseimbangan jumlah cairan di dalam tubuh, sehingga mengakibatkan dehidrasi. Kurangnya cairan tubuh juga membuat darah menjadi pekat, sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi terhambat.
Salah satu solusi yang paling disarankan untuk ibu yang sedang menyusui adalah dengan mengobati sakit kepala menggunakan solusi non-obat kimiawi. Di titik ini, terapi yang bertujuan merelaksasi tubuh menjadi sebuah pilihan bagus untuk dipertimbangkan. Obat-obatan kimiawi bisa saja digunakan, namun terbatas pada acetaminophen dan parasetamol.

Bila anda masih merasa cemas akan pilihan obat-obatan, selalu konsultasikan kepada dokter bila anda merasakan sakit kepala ketika menyusui, terutama ketika anda mengalami migrain.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

Monggo komentar kritik, saran di kolom dibawah ini atau hanya sekedar titip salam ke pacar juga boleh ... :D

Terus jadikan blog footherbal menjadi blog terbaik buat mencari ilmu kesehatan, kehamilan, gaya hidup, kecantikan dan lain sebagainya ... :)